Showing posts with label Ridwan. Show all posts
Showing posts with label Ridwan. Show all posts

Saturday, November 22, 2014

Ridwan Kamil & Imam Nahrawi Gagas Kongres Suporter Indonesia

ridwan kamil

Walikota Bandung, Ridwan Kamil, bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Imam Nahrawi, menggagas akan digelarnya Kongres Suporter Indonesia yang rencananya bakal dihelat tahun 2015 mendatang. Gagasan ini terungkap usai Ridwan Kamil bertemu Menpora di Jakarta, Rabu (19/11/2014) kemarin.

“Suporter itu bisa mempersatukan atau sebaliknya bisa memecah belah. Jadi kekhawatiran ini yang kami share sama-sama dan saya kebetulan dari Bandung, mumpung Persib juga baru juara semangat kerja samanya lagi bagus-bagus banget,” ungkap Ridwan Kamil.

Terkait Kongres Suporter Indonesia, Ridwan Kamil mengatakan bahwa gagasan tersebut justru muncul dari pemikiran Menpora. Ridwan Kamil pun antusias menanggapinya, bahkan menyatakan bersedia jika Bandung ditunjuk sebagai tuan rumahnya.

“Tadi dibahas sedikit masalah suporter. Jadi Bapak Menteri mengeluarkan gagasan untuk membuat kongres suporter klub sepakbola untuk menyamakan visi. Ini kenapa semakin ke sini pergesekan justru semakin tinggi. Sesuatu yang tidak kami lihat di jaman dulu ya. Ini kan bahaya,” papar Ridwan Kamil.

“Pasti, apapun saya dukung buat kebaikan Indonesia. Orang senang kok kalau ada kongres di Bandung. Rencananya) tahun depan, karena Bapak Menteri harus ke Bandung dulu lihat situasi, ngobrol, dari situ baru kita bisa putuskan.”

”Masih dipikirkan apakah semua (suporter) klub (dilibatkan) atau tidak. Hasil gagasan kami ngobrol-ngobrol tadinya ingin mencari solusi bagaimana The Jak dan Bobotoh supaya damai. Tapi akhirnya kami putuskan seluruhnya saja dikumpulkan,” pungkasnya.

Wednesday, November 5, 2014

Ridwan Saidi: Kita Tidak Butuh Kartu Indonesia Pintar & Kartu Indonesia Sehat!

ridwan saidi

Mantan anggota DPR-RI pada era Orde Baru yang juga dikenal sebagai tokoh Betawi, Ridwan Saidi, mengkritik keras kebijakan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) tentang Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat). Menurutnya, rakyat Indonesia tidak membutuhkan kedua ”kartu sakti” Jokowi tersebut.

“Yang dibutuhkan masyarakat Indonesia adalah Kartu Indonesia Kaya. Apabila sudah kaya masyarakat akan sehat dan pintar, percuma saja sehat atau pintar kalau enggak punya duit,” tukas Ridwan Saidi di Jakarta, Selasa (4/11/2014), kemarin.

Alih-alih memberikan apresiasi positif, Ridwan Saidi justru mengecam kebijakan yang sudah diterapkan Jokowi saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, yaitu meluncurkan program Kartu Jakarta Sehat (KJS) dan Kartu Jakarta Pintar (KJP).

“Apabila sudah kaya, jangankan berobat ke Singapura, rumah sakitnya kita beli. Emang orang Indonesia sakit semua? Kita-kita sehat, kalau mau beri bantuan jangan dulu nunggu orang sakit,” kecam kakek berusia 72 tahun yang pernah menjabat anggota DPR dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Tokoh yang pernah menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) pada 1974-1976 dan Ketua Umum Partai Masyumi Baru pada 1995-2003 memang kerap mencela Jokowi. Bahkan, Ridwan Saidi meramalkan, kedudukan Jokowi sebagai presiden tidak akan bertahan lama.

“Kalau saya lihat gelagatnya, ini enggak akan lama, ia (Jokowi) tidak memiliki konsep yang baik sebagai presiden,” sebut Ridwan Saidi.