Wednesday, March 23, 2016

KETAHUILAH 36 BALASAN INILAH YANG HARUS DIPERTANGGUNG JAWABKAN BAGI YANG SUKA BERBUAT MAKSIAT | BANTU SEBARKAN AGAR DAPAT DIJADIKAN UNTUK RENUNGAN

Dalam hidup ini, kita tidak dapat lepas dari yang namanya salah dan juga khilaf. tetapi bila kerap berbuat maksiat, itu lain cerita. Maksiat menggambarkan perbuatan yang sifatnya disengaja, sedangkan khilaf dan salah mungkin menggambarkan suatu yang tidak disengaja.

Berbuat takwa maupun maksiat mempunyai konsekuensi masing - masing buat para pelakunya. bila berbuat kebaikan atau takwa dapat mendatangkan pahala dan juga kemudahan dalam hidup di dunia, kemudian bagaimanakah dampak untuk orang yang melaksanakan maksiat selain berbuah dosa?

Syeikh Abdul fatah Abu Ghuddah melansir uraian Imam Ibnul Qayyim Al Jauziyah dalam Al Jawab Al Kafi berkaitan tentang dampak kurang baik yang bakal diterima oleh orang yang melaksanakan maksiat. tidak tanggung - tanggung dalam uraian itu disebutkan terdapat 36 dampak yang bakal dialami oleh mereka yang senantiasa berbuat maksiat, entah itu yang besar ataupun yang kecil. Berikut adalah rinciannya.

Inilah 36 Balasan Untuk Yang Suka Berbuat Maksiat:


1. Rejeki jadi seret

2. bakal terasa asing dengan Allah dan terasa asing dengan orang lain

3. seluruh urusannya bakal disempitkan

4. Hati dan juga mukanya akan nampak gelap

5. badan dan juga hatinya akan lemah serta gampang terombang ambing

6. amat susah buat mengerjakan kebaikan

7. Sia - sia sudah umurnya

8. Dosa yang diperbuat akan turun temurun sampai ke anak cucu

9. bakal susah untuk bertaubat karna lemahnya hati untuk dekat pada Allah

10. Merasakan maksiat jadi semacam kesenangan

11. hendak dihinakan di hadapan Allah

12. Menjadi orang yang berbahaya untuk manusia dan juga makhluk lainnya

13. bakal memperoleh kehinaan

14. benak dan juga akalnya rusak

15. Hatinya tidak teraliri kebaikan sedikit pun karna dosa yang mengendap

16. Mendapat laknat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam

17. Tidak memperoleh doa dari Rasulullah dan juga Malaikat Allah

18. Siap - siap memperoleh siksa kubur

19. Menjadi orang yang suka berbuat kehancuran di bumi

20. Tidak mempunyai kerasa perasaan malu dan juga takut akan Allah

21. tiap perbuatannya bakal dijauhkan dari seluruh hal yang baik

22. Terhalang dirinya dari memperoleh pahala

23. Allah bakal melupakan dirinya dan juga membinasakannya

24. sudah sirna nikmat dalam diri berbentuk nikmat iman, ibadah dan juga hidup

25. bakal memperoleh malapetaka menjadi adzab dari Allah

26. Hatinya akan senantiasa ketakutan tanpa sebab

27. Hatinya akan gampang terombang ambing dimana disaat hatinya sudah hidup, maka akan dimatikan

28. sudah kehilangan mata hati

29. bakal senantiasa dibimbing hidupnya oleh syetan dan juga nafsu diri yang setiap saat mengajak pada keburukan dan juga kehidupan duniawi semata

30. Martabat dan juga harga pribadinya bakal dicabut

31. Julukan baik bakal berubah menjadi julukan yang buruk

32. Keberkahan akan sirna dalam hal rezeki, umur, ilmu ataupun amal

33. mempunyai watak berkhianat pada sesuatu yang dibutuhkannya

34. Akan didekati oleh setan dan juga dijauhi malaikat

35. Dalam hatinya bakal tersimpan kekejian, kemunafikan dan juga watak buruk

36. Hatinya bakal senantiasa bimbang, ragu dan juga penyakit hati yang membikinnya terpuruk

Jadi masih inginkah untuk berbuat maksiat secara terus menerus?

Ya Allah hilangkanlah kemauan diri ini untuk berbuat maksiat dan juga berikanlah kemampuan serta kemauan untuk senantiasa taat dan beribadah hanya kepadaMu.. Amiin

Ucapkanlah 5 Kalimat Ini, Niscaya Allah Akan Langsung Menjawabnya

Sebuah keajaiban dan misteri yang dimiliki oleh Allah ajja wajalla. Amalan soleh adalah hal yang patut yang perlu kita lakukan sebab dengan amal solehlah kita bisa mendapatkan ridhonya Allah senantiasa memberikan begitu banyak pilihan untuk kita beramal shaleh sesuai kemampuan masing-masing. Seharusnya hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh umat manusia dalam rangka berlomba-lomba melakukan kebaikan. Oleh karena itu, bacalah surat ini sebagai amalan baik.


Sebagai rasa syukur kita terhadap seluruh nikmat tersebut, hendaknya kita mempelajari bagaimana ketentuan-ketentuan Allah yang terdapat dalam Al-Qur’an dan Hadits. Dari kedua pedoman ini, kita akan mendapatkan petunjuk dalam menjalani hidup yang diridhoi Allah tanpa satu hal pun yang menyesatkan, termasuk manfaat doa al-Fatihah.

Allah telah berfirman bahwa Dia telah membagi dua bagian dalam shalat. Isi hadits ini akan mengantarkan kita pada salah satu surat di dalam Al-Qur’an yang paling agung. Dalam hadits tersebut dijelaskan bagian pertamanya mengenai diri-Nya dan hamba-Nya. Sungguh bahagianya umat manusia karena Dia akan memberikan apa yang diminta oleh hamba-Nya itu. Allah sang Maha Pengasih pada hamba-Nya.

Apabila umat manusia mengucapkan “segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam”, maka Alah SWT akan membalasnya dengan “Hamba-Ku telah memuji-Ku”.

Kemudian, apabila umat manusia mengucapkan “Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang”, maka Allah Ta’ala akan membalasnya “Hamba-Ku telah menyanjung-Ku”.

Apabila umat manusia berkata, “Yang Merajai Hari Pembalasan” dan Allah akan membalasnya dengan “Hamba-Ku telah memuliakan-Ku”. Riwayat lain menjelaskan bahwa Allah akan membalas “Hamba-Ku telah berserah diri pada-Ku”.

Setelah itu, jika ada umat manusia yang mengatakan “Hanya kepada Allah lah kami menyembah, dan hanya kepada Allah lah kamu berfirman”, niscaya Allah akan membalasnya dengan firman, “Ini adalah bagian diri-Ku dan hamba-Ku, serta untuk hamba-Ku yang dia minta”.

Selain itu, diriwayatkan juga dalam hadist ini jika umat manusia mengucapkan, “Tunjukanlah kami jalan lurus-Mu. Dimana Allah akan memberikan petunjuk itu untuk orang yang diberikan nikmat, bukan jalan yang sesat dan bukan jalan yang ingkar". Allah pun akan menjawabnya dengan firman, “Ini adalah untuk hamba-Ku dan untuk hamba-Ku yang ia minta”.

Ini adalah surat al-Fatihah yang sangat agung. Surat ini akan selalu dibaca setiap shalat. Fungsi dari surat al-Fatihah adalah sebagai peruqyah, penyejuk hati, dan juga obat. Surat al-Fatihah adalah induk al-Qur’an. Bahkan, tidak sah shalat seorang hamba jika tidak menyertakan bacaan surat ini di dalamnya. Inilah khasiat surat al-fatihah. Surat Al-Fatihah memiliki keutamaan tersendiri yang dapat kita amalkan sebagai perbuatan baik agar mendapatkan ridho Allah.

Sebagai seorang muslim, kita harus lebih mendekatkan diri pada Allah. Banyak manfaat yang akan kita manfaatkan dari hal ini, baik hati dan pikiran yang tentram, dilindungi dari godaan setan, dan masih banyak lagi. Setelah kita mengetahui bacaan yang akan mendapatkan balasan langsung dari Allah, untuk apa kita menunda untuk mengamalkannya. Sungguh kenikmatan yang luar biasa bagi kita jika mendapatkan balasan tersebut. Demikian anjuran baca surat ini, Allah akan langsung membalas bacaan Anda. (sumber: mediainformasiislam)

Inilah Waktu – Waktu Berdoa Yang Cepat Dikabulkan dan Mustajab

Waktu Doa Dikabulkan – Doa merupakan suatu ibadah yg dapat dilakukan oleh setiap umat manusia dan berdoa jg dpt memberikan kita ketenangan dan doa jg bisa mendekatkan diri kpd tuhan yg maha kuasa karena Alloh sangat mencintai para hamba – hambanya yg sering meminta dan berdoa kpd Alloh Swt. Seperti pada firman Alloh yg berbunyi : ” Wahai manusiia, selagii engkau berdoa dan berharap kepada-ku, aku mengampunii dosamu dan tiidak aku pedulikan lagi dosamu ( HR At Tirmidzi )”.

Jadi bisa disimpulkan bahwa Doa merupakan kewajiban bagi seorang Muslim karena Alloh akan menyukainya setiap hamba yg berdoa sehingga anda sangat rugi jika anda setiap selesai melaksanakan Sholat tetapi tidak berdoa dan meminta kepada Alloh karena bisa dikatakan anda hamba yg Sombong. Seperti firman Alloh yg berbunyi : ” Berdoalah kpdku, niscaya akan kuperkenankan bagimu sesungguhnya orang – orangy yg menyombongkan diri dari menyembahku akan masuk neraka jahannam dlm keadaan hina dina”..

Adapun Waktu Mustajab Untuk Berdoa merupakan solusi atau jawaban untuk pertanyaan dari kebanyakan umat muslim di Indonesia dlm mencari Waktu – Waktu Doa Yg Dikabulkan oleh Alloh karena adab dlm berdoa jg mempunyai adab dan waktu yg sangat baik untuk meminta hajat dan doa kepada tuhan.

Disini kami kami akan menjelaskan dan memberikan ulasan tentang Waktu Berdoa Yg Dikabulkan oleh Alloh secara lengkap dan jelas sehingga bisa menjadi informasi dan bisa diamalkan oleh anda dirumah, tapi perlu di ingat bahwa jika kita hanya berdoa saja tanpa mengerjakan perintah2 Alloh maka akan percuma karena kewajiban utama kita sebagai seorang muslim adalah mengerjakan Sholat 5 waktu.

Waktu – Waktu Berdoa Yang Dikabulkan


1. Waktu Pertengahan Malam Terakhir

Seperti pada Firman Alloh yg berbunyi : ” Sesungguh-nya Rabb kami yg maha berkah lagi maha tinggi turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam akhir malam lalu berfirman : ” Barang siapa yg berdoa, maka akan ku kabulkan, barang siapa yg memohon pasti ku akan perkenankan dan barang siapa yg meminta ampun, pasti aku mengampuni-nya ( HR. Bukhari) “.
2. Waktu Setalah Sholat Wajib

Syaikh bin Baaz berkata. ” Kata Duburush shalat bisa berarti akhir shalat, tetapi sebelum salam, jg bisa berarti sesudah salam. Banyak sekalii hadist2 yg menunjukkan kpd dua pengertian itu, Namun kebanyakan hadits2 itu menunjukkan bahwa yg dimaksud adlah akhir Sholat, tetapi sebelum salam karena hal itu adda kaitan-nya dg Doa “.
3. Waktu Malam Lailatul Qadar

Dlm Surat Al-Qur’an menjelaskan bahwa” Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan . Pd Malam ittu turun malaikat – malaikat dan malaikat Jibril dg izin tuhan-nya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampaii terbit-nya fajar (QS. Al-Qadr: 3-4)”.

4. Waktu Antara Adzan dan Iqamah, ” Doa tidak akan ditolak antara Adzan dan Iqamah” ( HR. – Abu daud )”.

5. Waktu Pada Saat Turun Hujan, ” Dua Doa yg tidak pernah ditolak : Doa Pd Waktu Adzan dan doa pd waktu hujan ” (HR. Hakim).

6. Waktu pada Saat Jihad Fii Sabilillah, ” Ada 2 (dua doa yg tidak bertolak / jarang tertolak yaitu pd saat Adzan dan Doa saat perang berkecamuk ” (HR. Abu Daud).

7. Waktu pada Saat Hari Jum’at

“Sesungguh-nya pd hari Jum’at ada satu saat yg tidak bertepatan seorang hamba muslim sholat dan memohon sesuatu kebaikan kpd Alloh melainkan akan diberikan kpd-nya dan beliau bersyaratt dg tangan-nya akan sedikitnya waktu tersebut ( HR. Bukhari)”. Tetapi dimungkinkan jg bahwa yg dimaksudkan adlh waktu antara Khutbah dan Shalat.

8. Ketika Bersujud dlm Sholat

” Adapun pd waktu sujud, maka bersungguh – sungguhlah berdoa sebab pd saat itu sangat tepat untuk dikabulkan (HR. Muslim)”.

9. Waktu Tidur dlm Keadaan Suci

Saat kita tidur dlm keadaan suci kemudian bangun pd malam hari lalu membaca doa yg ma’tsur (Doa yg datang darii Nabi Muhammad Saw), ” Tidaklah seseorang hamba tiidur dlm keada’an suci lalu terbangun pd malam hari kemudian memohon sesuatu tentang urusan duniat atau akherat melainkan Alloh akan mengabulkan-nya ( HR. Ibnu Majah)”..

10. Saat Memanjatkan Doa, ” Laa Ilaaha illa anta Subhanaka inni kuntu minazh-zhalimin”

11. Doa Setelah meninggalnya seseorang

Ketika si mayat baru saja meninggal dunia atau memejamkan mata seperti sabda Nabi Saw ” Dari Ummu Salamah bahwa Rasulullah mendatangi rumah Abu Salamah (Pada hari wafatnya) dan beliau mendapatkan kedua mata abu salamah terbuka lalu beliau memejamkan-nya seraya bersabda ” Sesungguhnya tatkala ruh diicabut, maka pandangan mata akan mengikutiinya’, Beliau Bersabda : ” Janganlah kalian berdoa untuk diri kalian kecuali kebaikan, sebab para malaikat mengamini apa yg kamu ucapkan ( HR. Muslim)”..

12. Waktu saat ditimpa suatu musibah

Yaitu dg membaca ” Inna Lillahi wa inna ilaihi Raaji’un Allahumma’ jurnii fii mushibatii, wa akhliflii khairam minhaa”, Artinya ” Sesungguhnya kita adlh kepunyaan Alloh dan kpd-nya kita akan kembali. Ya Alloh berilah ganjaran dlm musibahku ini dan berikanlah ganti kepadaku yang lebih baik darinya”..

13. Doa Orang Yg Sedang Berpuasa Sampai Berbuka

14. Doa setelah berwudhu

15. Doa pada saat Bulan Ramadhan

16. Doa dari orang tua atas anaknya dan doa seorang musafir

17. Doa orang – orang yg benar – benar dlm keadaan terjepit

18. Doa Pemimpin yang adil

19. Doa anak yg berbaiktii kpd kedua orang tuanya

20. Doa pada hari Arafah di Arafah

Itulah beberapa Waktu – Waktu doa dikabulkan dan Mustajab yang dapat kami berikan dan jelaskan kpd anda dan semoga informasi ini dapat berguna dan bermanfaat bagi anda karena tujuan dari kamii dlm menulis Artikel Waktu Doa Yg Dikabulkan ini hanya dijutukan untuk anda para pengunjung kamii yg beriman.

Tak lupa juga kami berterima kasih kpd anda atas kunjungan anda dan kami tak lupa mengucapkan Maaf jika terdapat penulisan yg salah dlm artikel ini baik didlm Kalimat atau kata – katanya karena didlm membuat artikel ini kami menggunakan metode penulisan langsung. terima kasih dan wassalam…

Inilah Tiga Manfaat Utama Shalat Tahajud


Jika dijalani dengan penuh ketekunan dan keikhlasan, shalat tahajud niscaya akan memberikan begitu banyak manfaat yang amat berlimpah bagi kita semua. Dalam uraian berikut ini kita akan memetakan tiga diantaranya.Tiga dimensi manfaat yang layak kita resapi dengan penuh kesungguhan dan kelapangan hati.

Pertama, Membawa kita ke tempat terpuji dan mulia di sisi-NYA.
Inilah janji dari Allah SWT yang akan mengangkat umat-NYA ke tempat yang terpuji, bagi mereka yang melakukan shalat tahajud dengan tekun dan ikhlas mengharap ridha Sang Ilahi (QS : Al Isro’ 79).

Mendapatkan tempat yang terpuji, tempat yang spesial di sisi Allah SWT adalah sebuah impian yang layak didekap dengan penuh erat oleh berjuta-juta insan yang beriman. Mendapatkan tempat terpuji, tempat terindah disisi Sang Ilahi berarti terbentangnya jalan keselamatan dalam kehidupan di dunia yang fana ini, dan juga terutama dalam kehidupan sesudah mati.

Terbentang pula jalan kebahagiaan yang paling hakiki, jalan lurus menuju surga yang abadi dan sekaligus bernaung mulia disisi Sang Maha Pencipta Alam Semesta. Tidakkah jalan ini yang semestinya harus kita rengkuh dalam seluruh sejarah hidup kita ini?

Kedua, Ritual shalat yang mujarab untuk mengantarkan doa dan harapan.
Shalat tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang utama, dan merupakan media yang mustajab untuk menghantarkan doa-doa kita kepada Yang Maha Memberi. Harapan dan doa-doa tentang kehidupan yang barokah,
tentang impian membangun keluarga yang sakinah, dan permohonan akan hadirnya hidayah yang semoga terus mengalir; bisa kita hantarkan dalam ritual shalat tahajud.

Dengan keyakinan yang teguh, kita merapalkan doa dan harapan itu untuk dihaturkan pada Tuhan Yang Maha Pemurah dan Penuh Kasih Sayang. Maka mari kita simak hadits berikut ini.
“Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun (ke langit dunia) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman: “Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.” (HR Bukhari dan Muslim).

Sebagaimana tercantum dalam hadits diatas, dalam sepertiga malam terakhir Allah SWT beserta segenap malaikat-NYA akan turun ke langit dunia dan mendengarkan serta memperkenan-kan segenap doa yang dihantarkan oleh mereka yang menjalankan shalat tahajud dengan khusyu’.

Ketiga, Merajut Kedekatan dengan Sang Ilahi.
Melakukan shalat tahajud dengan tekun dan konsisten juga akan membuat kita makin dekat dengan Sang Ilahi. Kedekatan ini niscaya akan membuat hati dan batin kita kian tenang dalam menghadapi kehidupan yang penuh dinamika ini.

Ketenangan hati yang hakiki hanya akan bisa kita rajut kala kita merasa dekat dengan Sang Pelindung Sejati – Sang Ilahi. Ketenangan hati, ketentraman pikiran dan kejernihan nurani pelan pelan akan mengendap dalam segenap raga kita jika mampu menjalani shalat tahajud dengan tekun.

Ketenangan hati dan ketenteraman pikiran yang hakiki pada gilirannya akan memberikan bahan dasar yang penting untuk merajut kebahagiaan hidup yang sejati. Insan yang bertekun menjalani shalat tajajuh niscaya akan mengalami aura ketentraman hati dan sensasi kebahagiaan yang enghujam dalam jiwanya. Kebahagiaan lantaran ia bisa merasakan kedekatan dan membangun interaksi yang intens dengan Sang Pemberi Hidup.

Aura kebahagiaan itu akan terus mengendap dalam jiwanya secara permanen manakala ia mampu menjalani shalat tajajudnya dengan konsisten. Lalu apa impaknya dalam kehidupan sehari-hari?

Sejumlah riset mutakhir menjelaskan betapa besar dampak rasa ketentraman dan kebahagiaan bagi produktivitas dan kinerja seseorang. Orang yang bahagia terbukti lebih produktif, lebih mampu berpikir kreatif, dan lebih ulet dalam menghadapi beragam tantangan kehidupan – baik dalam arena personal, ataupun dalam tantangan profesional pekerjaannya.

Happiness at work kini merupakan salah satu ranah yang makin mendapatkan perhatian. Dalam menghadapi dinamika hidup yang kian rancak, terutama dalam dunia kerja atau kehidupan profesional, maka elemen kebahagiaan menyeruak menjadi variabel yang kian mendapatkan perhatian. Sebab seperti yang diuraikan diatas, a happy person (or a happy managers) cenderung jauh lebih produktif dan lebih sukses dalam mengelola tantangan pekerjaannya.

Lalu apa hubungannya antara shalat tahajud dengan kebahagiaan? Justru disinilah letak korelasinya : seseorang yang bertekun sholat tahajud dengan istiqomah niscaya akan merasakan kebahagiaan yang menjalar dalam segenap relung raganya.

Ia bahagia sebab dalam keheningan malam, ia bisa bersujud
memuji kebesaran Sang Ilahi.
Ia bahagia sebab dalam malam yang syahdu, ia bisa terus
melantunkan rasa syukur tiada henti pada Yang Maha Pemberi
Rezeki.
Ia bahagia sebab dalam malam yang khusyu itu, dengan suka cita
ia bisa menghamparkan doa-doa dan harapannya kepada Sang
Ilahi.

Sumber: RenunganIslami.net

Cara-Cara ‘Merayu’ Allah Agar Do’amu Dikabulkan

Setiap orang pasti memiliki hajat untuk kehidupannya maupun orang lain. Meskipun Allah mengetahui segala yang terbaik untuk umat-Nya, tapi kita masih diperintahkan untuk berdoa agar semakin dekat dengan Allah. Oleh karena itu, ungkapkan segala keinginan kita kepada Allah selagi itu mengandung kebaikan.


Sebenarnya Allah tidak pernah menolak doa kita, tapi adakalanya Allah tidak langsung mengabulkannya atau menunggu waktu yang tepat. Oleh karena itu, selama doa kita belum dikabulkan maka introspeksi dirilah mengapa sampai doa kita belum terkabulkan.

Terdapat 4 cara yang dapat dilakukan untuk ‘merayu’ Allah dengan doa agar cepat dikabulkan hajatnya, yaitu:

1. Yakin jika doanya diterima
Maksud dari yakin bukan berarti bisa menyombongkan diri dan merasa hebat sendiri. Tapi, yakin di sini berarti jika kita mantap dan percaya bahwa permohonan baik akan dihijabah oleh Allah. Allah adalah Maha Penyayang dan Maha Mendengar sehingga tidak ada jarak antara suara doa hamba-Nya dan Allah. Apabila doa kita baik dan tulus maka optimislah agar Allah memberikan ridho-Nya.

2. Ikhlas
Orang yang ikhlas ialah orang yang menyembunyikan kebaikannya seperti ia menyembunyikan kesalahannya. Mengucapkan kata ikhlas mungkin lebih mudah daripada mengaplikasikannya ke kehidupan. Ikhlas adalah amalan yang tidak dapat dilihat karena tersimpan di dalam hati. Untuk belajar ikhlas, ingatlah bahwa apa yang ada di dunia adalah milik Allah semata, termasuk diri kita dan pada akhirnya akan kembali pada-Nya. Dengan mengingat hal tersebut, maka kita akan terjauh dengan sifat sombong. Semakin kuatnya kesadaran kita akan hal itu maka akan muncul rasa ikhlas karena hanya Allah yang berhak memutuskan segalanya. Ikhlas perlu disertakan dalam setiap doa agar doa cepat terkabul.

3. Berdoa di waktu yang mustajab
Ternyata, terdapat waktu-waktu tertentu yang membuat doa kita dihijabah oleh Allah dengan cepat. Waktu-waktu tersebut antara lain waktu setelah shalat wajib, waktu di hari Jum’at, waktu antara adzan dan iqamah, waktu di sepertiga malam, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, gunakanlah waktu-waktu tersebut dengan sebaik mungkin untuk mengungkapkan keinginan kita pada Allah. Namun, kita juga perlu mengingat bahwa doa yang kita panjatkan merupakan pengharapan baik yang dapat bermanfaat untuk kita, orang sekitar, bahkan untuk umat Islam. Doa mohon dikabulkan keinginan bisa dilakukan pada waktu ini.

4. Kusyu’
Melakukan ibadah atau doa dengan kusyu’ bukanlah perkara yang mudah. Hal ini dikarenakan kita masih susah untuk menghadirkan hati dalam menjalankan kebaikan tersebut. Banyak di antara kita yang melakukan ibadah atau amalan haya untuk mengugurkan kewajiban tanpa adanya hati yang tulus ikhlas. Padahal Allah telah mengetahui maksud hati kita sebelum berdo’a sekalipun. Tapi, Allah tetap menyuruh kita untuk berdoa kepada-Nya karena Allah ingin selalu dekat dengan hamba-Nya. Oleh karena itu, hadirkan jiwa dan hati kita seakan-akan Allah berada di hadapan kita ketika sedang memanjatkan doa. Secara tidak langsung hal ini akan memunculkan ketulusan kita dalam berdo’a.

Sebagai seorang muslim, kita harus senantiasa mendekatkan diri kepada Allah. Hal ini bisa dilakukan dengan berdoa kepada-Nya karena hanya Allah lah yang dapat membantu dan mengabulkan doa-doa kita. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan juga akan membantu doa kita terkabulkan karena Allah suka dengan orang-orang yang beramal shaleh.