Showing posts with label Multiplayer. Show all posts
Showing posts with label Multiplayer. Show all posts

Saturday, November 8, 2014

BlizzCon 2014: Detail Unit dan Fitur Multiplayer Baru di StarCraft II Legacy of the Void

StarCraft-II-Legacy-2

Blizzard menggelar Blizzcon mulai kemarin hingga hari ini. Salah satu yang menjadi highlight di hari pertama event tersebut adalah ekspansi baru StarCraft II, Legacy of the Void. Menjadi ekspansi ketiga dari StarCraft II, Legacy of Void terfokus pada kampanye dan episode para protoss, serta kelanjutan dari  Wings of Liberty dan Heart of the Swarm. Secara kronologis, menjadi yang ketiga, namun dimulai tepat setelah ending Heart of the Swarm. 

StarCraft-II-Legacy-3

Apa yang baru selama Blizzcon kemarin, akhirnya resmi, kita mendapatkan unit baru, sekaligus juga memastikan jika perubahan multiplayer yang diterapkan pada Wings of Liberty akan masih kalian temui di sini, sambil melanjutkan campaign yang mengangkat spesies Protoss, serta high templar Artanis sebagai karakter utamanya. Menurut Blizzard pihaknya menyediakan sekitar 20 misi dan akan menawarkan StarCraft II: Legacy of the Void dengan harga sebuah ekspansi yang berdiri sendiri, jadi kalian tidak perlu memiliki prekuelnya untuk bisa bermain. Sebuah trailer cinematic juga dirilis mengiringi konfirmasi mereka:

StarCraft 2 Legacy of the Void Trailer

Campaign Protoss kali ini berbasis diplomasi, karena fraksi Protoss yang terpecah, dan kondisi mereka saat ini bisa dikatakan sekarat, bahkan sebelum Great War terjadi. Kalian bakal bekerja dengan suku Protoss yang berbeda, dan membantunya mendapatkan dukungan sekutu serta melanjutkan permainan, namun bersamaan di sisi lain juga membuat mereka bertarung dengan suku lainnya. Menggunakan unit dari satu sisi bisa menghalangi kalian mengakses unit dari sisi lainnya, dan sekte lainnya malah bisa menyingkirkan kelian keluar campaign.

StarCraft-II-Legacy-4

Tujuan utama campaign adalah untuk menyatukan beragam suku Protoss menjadi sebuah kesatuan yang bisa memastikan kelangsungan hidup keseluruhan Protoss. Seperti dalam dua game sebelumnya, yang terfokus pada Jim Raynor dan Sarah Kerrigan, ekspansi ketiga StarCraft II ini terfokus pada Artanis sebagai karakter utamanya. Jim dan Sarah akan ada selama campaign, dan ekspansi ini akan menutup trilogi StarCraft II. Chris Metzen, penulis skenarionya, menyamakan ceritanya dengan film 300, dimana dengan sebuah kekuatan kecil melawan yang jauh lebih kuat, dalam sebuah usaha pertahanan terakhir.

StarCraft-II-Legacy-5

Mengintip website resmi mereka di sini, kami mendapatkan informasi mengenai karakternya, fitur baru multiplayer, dan ada trailer baru yang menjelaskan detail perubahan multiplayer untuk ras Terran, Zerg, dan Protoss, sekaligus di sana ada juga tautan bagi kalian yang ingin mendaftar beta-nya. Perubahan di sisi multiplayer-nya antara lain seperti automated daily tournaments, objective-based, open-ended co-op mode Allied Commanders, dan Archon Mode, yang menempatkan kalian mengendalikan satu base bersama dua player seiring melawan dua pasukan musuh.

Setiap ras juga mendapatkan perubahan besar untuk multiplayer-nya, dengan tambahan unit baru seperti Terran Cyclone, Protoss Disruptor, dan Zerg Ravager, sekaligus juga ubahan untuk unit yang sudah ada. Oh ya, salah satu unit Zerg, yaitu Lurker juga kembali di sini!

StarCraft II: Legacy of the Void – Oblivion

Legacy of the Void – Multiplayer Update: Terran

Legacy of the Void – Multiplayer Update: Zerg

Legacy of the Void – Multiplayer Update: Protoss

StarCraft-II-Legacy-6

Sayangnya, belum ada keterangan tambahan kapan akan dirilis. Di bawah ini kalian bisa melihat sendiri press release resmi Blizzard untuk StarCraft II: Legacy of the Void:

ANAHEIM, Calif.—(BUSINESS WIRE)— Blizzard Entertainment today offered the first glimpse of StarCraft® II: Legacy of the Void™, its highly anticipated conclusion to the StarCraft II trilogy, and a standalone game experience. Attendees of the company’s BlizzCon®gaming festival were the first in the world to play Legacy of the Void, with single-player campaign missions, a new cooperative gameplay mode—Archon Mode, and multiplayer battles featuring several new playable units all on display. Another gameplay mode, Allied Commanders, was also announced at the event.

StarCraft II: Legacy of the Void continues the story of Blizzard’s award-winningStarCraft II: Wings of Liberty® where the first expansion, Heart of the Swarm®, left off, with a new campaign that brings the sci-fi saga to an epic conclusion. Protoss legends Artanis and Zeratul attempt to unite their race in an intergalactic fight for survival against an ancient evil from the Void that threatens the universe. The fates of Terran hero Jim Raynor and Kerrigan, the Queen of Blades, also hang in the balance.

“Legacy of the Void will deliver the quintessential StarCraft II experience,” said Mike Morhaime, CEO and cofounder of Blizzard Entertainment. “The new single-player campaign will wrap up the massive story, and we’re excited to share new game modes that will open up different ways to play the game and additional units that will expand the rich strategic depth of StarCraft II multiplayer.”

Archon Mode, a competitive multiplayer mode unveiled at BlizzCon, is a new way to enjoy StarCraft II with friends. In Archon Mode, two players share control over a single base and units as they take on an enemy duo in multiplayer action. By sharing the responsibility of commanding troops and managing resources, players can focus on their own areas of the battle and execute more intricate strategies.

Allied Commanders is another gameplay mode new to StarCraft II. In this objective-based, cooperative experience, players can team up and take on the roles of powerful commanders from the StarCraft saga. Each commander offers unique abilities and upgrades and bestows special bonuses on their armies. Players are able to battle through a series of special scenarios together, leveling up their commanders’ capabilities as they progress.

Multiplayer battles in Legacy of the Void will be fought with an array of new units, as well as upgrades to veteran forces. Zerg swarms will welcome the return of the Lurker, a classic creature from the original StarCraft that lays waste to infantry with deadly spines that burst from the ground. The Protoss field a new weapon called the Disruptor, which can use massive energy spikes to wreak havoc through swaths of ground forces. And the Terrans have engineered some new technology, such as Tactical Jump, which allows their Battlecruisers to teleport to any location on the battlefield. Several more new units and abilities were exhibited at BlizzCon, showcasing the new strategic and tactical options in store for players with Legacy of the Void.

Blizzard also revealed that Legacy of the Void will include functionality that enhances online multiplayer play with automated tournaments, providing players with ongoing events that support the active StarCraft II community. Legacy of the Void will be a standalone expansion that does not require a license of the base game, StarCraft II: Wings of Liberty, or the first expansion, Heart of the Swarm. Further details aboutLegacy of the Void, including pricing and availability, will be announced at a later date.

Sumber: LegacyOfTheVoid.com

140 keseluruhan 134 dilihat hari iniPrevious Kemenkominfo Siap Mendukung Penuh Pelaksanaan GDG 2014!Next 10 Alasan Mengapa Kamu Harus Main Counter Strike Online

Nintendo Konfirmasikan Mode Multiplayer dan Jadwal Rilis Kirby and the Rainbow Curse

Kirby-and-the-Rainbow-2

Kirby and the Rainbow Curse dikonfirmasikan Nintendo selama E3 2014 lalu (baca: Kirby and the Rainbow Curse Kembalikan Gameplay “Menggambar Garis” Dari Canvas Curse), dan menjadi salah satu game yang oleh Nintendo difokuskan untuk menunjukkan bahwa kekuatan utama Wii U adalah GamePad-nya. Game yang masih dikembangkan oleh studio-nya serial Kirby, HAL Laboratory ini menjadi sekuel dari seri sebelumnya yang eksis tahun 2005 lalu untuk Nintendo DS, Kirby: Canvas Curse.

Kirby-and-the-Rainbow-3

Selama Nintendo Direct kemarin, kami mendapatkan kejelasan kapan game ini dirilis, yaitu 22 Januari 2015 di Jepang, dengan harga 3,700 yen, atau sekitar Rp. 390 ribuan. Sedangkan untuk Amerika Utara dan Eropa akan menyusul bulan depannya (di Eropa dirilis sebagao Kirby and the Rainbow Paintbrush, untuk menghindari badan rating di sana mempersoalkan judul “curse” yang berarti kutukan.

Kirby-and-the-Rainbow-4

Seperti prekuelnya, Kirby: Canvas Curse, visual game ini terlihat unik karena digambarkan mirip tanah liat / lilin. Keseluruhan dunianya seperti itu, dan kalian memandu si imut Kirby bergerak melalui garis pelangi yang digambar melalui layar sentuh GamePad. Ada mode multiplayer empat pemain yang baru di sini, dengan satu pemain bertindak sebagai Kirby dan terfokus menggambar garis pelangi, sedangkan pemain lainnya mengendalikan trio karakter Waddle Dee yang bisa mengumpulkan item atau menggotong Kirby. Demikian kalian bisa bekerjasama secara co-op, memungkinkan pemain yang memegang Wii U GamePad terkonsentrasi menggambar garis pelangi. Perhatikan saja video gameplay yang disisipkan di sepanjang Nintendo Direct kemarin di bawah ini:

Kirby and the Rainbow Curse Gameplay ~ Wii U

Kirby and the Rainbow Curse juga bakal kompatibel dengan figurine amiibo, yang disebutkan sejauh ini bisa membuka konten bonus ketika figurine Kirby tersebut kalian tempatkan di atas GamePad.

Kirby-and-the-Rainbow-8 Kirby-and-the-Rainbow-5 Kirby-and-the-Rainbow-6 Kirby-and-the-Rainbow-7

170 keseluruhan 166 dilihat hari ini

Wednesday, November 5, 2014

Tips Call of Duty: Advanced Warfare, Kombinasi Pick 13 Terbaik untuk Multiplayer

cover-advancedwarfare

Meskipun tidak sedikit gamer yang kecewa dengan campaign Single Player dari Call of Duty (CoD): Advanced Warfare, namun tidak bisa dipungkiri game ini masih memiliki fitur multiplayer yang adiktif ala CoD. Seperti yang penulis sampaikan dalam artikel review sebelumnya (baca: Review Call of Duty: Advanced Warfare, Lebih Baik Dibandingkan Ghosts), fitur multiplayer dalam game ini memiliki banyak mode unik, salah satunya yang menjadi favorit penulis adalah mode Uplink. Selain itu, fitur multiplayer kali ini juga menyertakan opsi Pick 13, yang merupakan upgrade dari opsi Pick 10 yang hadir dalam CoD: Black Ops 2 lalu.

Yap, mungkin banyak diantara kamu yang masih bingung memilih kombinasi senjata, perk, attachment, atau wildcard terbaik untuk karaktermu dalam Pick 13 ini. Namun tenang saja, kali ini Duniaku memberikan opsi kombinasi Pick 13 terbaik yang bisa membantumu mendominasi pertempuran dalam fitur multiplayer. Yuk kita simak!

Primary Weapon : EM1 Quantum – Heavy Weapon

Senjata ini bisa memberikan damage yang besar karena menembakkan sinar energi secara langsung ke musuh. Hebatnya lagi, kamu tidak perlu melakukan reload, namun senjata ini memiliki cooldown karena bisa overheat.

Attachment: Heat Sink

Sebagai device tambahan untuk EM1 Quantum, Heat Sink bisa memberimu waktu tambahan untuk menembak sebelum senjatamu mengalami overheat.

Secondary Weapon: RW1 – Pistol

Pistol ini bukan hanya memiliki damage paling besar di kelasnya, namun juga sangat penting untuk senjata cadangan saat EM1 Quantum-mu mengalami overheat. Patut diingat, selalu lebih cepat untuk berpindah menggunakan senjata sekunder dibanding menunggu cooldown senjata utama.

Wildcard 1: Tactician Wildcard

Wildcard ini bisa memberikan opsi tambahan Exo Ability kedua untuk dibawa ke medan pertempuran.

Wildcard 2: Perk 3 Greed

Wildcard ini mengorbankan satu opsi dalam Pick 13 agar kita bisa membawa Perk ketiga tambahan untuk tier berapapun.

Call of Duty Advanced Warfare 5

Perk 1: Overcharged

Perk ini bisa menambah usia baterai Exosuit-mu, yang artinya kamu memiliki waktu lebih lama untuk menggunakan kemampuannya.

Perk 2: Gung Ho

Gung Ho bisa membuatmu tetap menembak meskipun tengah berlari atau melakukan sliding. Perk ini sangat berguna, terutama saat kamu melakukan boost sliding mengitari peta, atau saat sliding sebelum melakukan cover dari satu tempat ke tempat lain.

Perk 3: Blast Suppressor

Kapan saja kamu menggunakan Exo Ability, lokasimu akan ditandai di peta dan memudahkan pemain lain untuk menemukanmu. Dengan menggunakan Blast Supressor, kamu bebas menggunakan Exo Ability kapan saja tanpa harus takut tiba-tiba tertembak dari belakang oleh musuh. 

Perk 3: Hard Wired

Dengan menggunakan Wildcard Park 3 Green, kita bisa membawa satu Perk tambahan. Hard Wired menjadi pilihan, karena kita bisa bergerak dengan bebas tanpa harus takut terdeteksi oleh radar canggih, kebal terhadap system hack, nanoswarm dan granat EMP.

Exo Ability: Exo Shield

Saat pertarungan yang sengit dan tidak ada objek untuk dijadikan perlindungan, kemampuan ini akan menjadi sangat berguna. Kamu bisa menggunakannya untuk melindungimu dari serangan frontal, namun dalam periode yang singkat.

Exo Launcher: Exo Hover

Dengan Tactician Wildcard, kita bisa membawa satu Exo Ability lagi ke dalam medan pertempuran. Digunakan sesaat setelah melakukan double jump, kemampuan ini bisa membuat kita melayang selama beberapa saat sembari menembaki musuh yang ada di darat.

Call of Duty Advanced Warfare 6

Scorestreak 1: UAV

Pesawat udara yang mengintai dan menandai musuh di minimap agar mudah ditemukan olehmu dan rekan satu timmu. Tetapi UAV bisa ditembak jatuh.

Scorestreak 2: Remote Turret 

Sebuah turret otomatis yang menembakkan roket.

Punya kombinasi menarik yang menjadi andalanmu dalam fitur multiplayer game ini? Share pendapatmu di kolom komentar ya!

146 keseluruhan 141 dilihat hari iniPrevious Rumor: Gwen Stacy Akan Hidup Kembali di Sekuel The Amazing Spider-Man?Next Review Interstellar: Jangan Takut Bingung Saat Nonton, Ini Pegangannya!