Harapan manusia sirna sudah. Tanpa kita ketahui, sesosok penampakan Mini Titan terlihat memporak-porandakan Tokyo. Entah kenapa kenyataan ini disembunyikan dari seluruh dunia, padahal ini berarti nasib umat manusia berada di ujung tanduk!
Well, itulah yang terjadi kalau imajinasi kita berlebihan.. Memang Minggu kemarin terlihat ada Mini Titan berkeliaran di Tokyo, namun ini hanya badut berkostum yang menjadi maskot promosi. Hal ini terkait dengan Pameran Seni Attack on Titan yang akan diadakan di Tokyo pada 28 November 2014 hingga 25 Januari 2015. Sang badut Mini Titan terlihat di berbagai toko buku dan penjual manga, bahkan sesekali beraksi dengan badut maskot lainnya.
Mini Titan sendiri dalam Attack on Titan adalah titan kelas kecil antara 3-6 meter, memiliki proporsi mirip manusia namun mempunyai ukuran kepala yang besar. Salah satu titan kelas ini rupanya seperti badut di Tokyo ini. Mereka tidak memiliki kemampuan khusus dengan kecerdasan yang termasuk rendah.
Promo dengan badut Attack on Titan ini diumumkan pada twitter resmi penyelenggara Pameran Seni ini @kyojinten. Berikut adalah aksi badut Mini Titan meneror Kota Tokyo.
??????????????!#??? #???? pic.twitter.com/yoUTsSd1v0
— ??????????????? (@kyojinten) November 16, 2014
????????????????????????????????????#??? #???? pic.twitter.com/EMeOWfe3RD
— ??????????????? (@kyojinten) November 16, 2014
????????????????????????????????????#??? #???? pic.twitter.com/theR9zZ3XJ
— ??????????????? (@kyojinten) November 16, 2014
????????????????????????????!?#??? #???? pic.twitter.com/3xUjb4cmoB
— ??????????????? (@kyojinten) November 16, 2014
??????????????????????????????????????…@?????AKIBA??????ZONE #???#???? pic.twitter.com/uMfYpib2px
— ??????????????? (@kyojinten) November 16, 2014
????????????????????????????????#??? #???? pic.twitter.com/Q8pTPkFdrb
— ??????????????? (@kyojinten) November 16, 2014
Berikut adalah beberapa video promosi terkait dengan Pameran Seni Attack on Titan.
Informasi lebih lanjut dapat dilihat di www.kyojinten.jp
162 keseluruhan 155 dilihat hari ini





0 comments:
Post a Comment