Showing posts with label Semarang. Show all posts
Showing posts with label Semarang. Show all posts

Wednesday, November 12, 2014

PSSI Sebut Ada Mafia & Pengaturan Skor di Laga PSS Sleman vs PSIS Semarang

pss sleman psis semarang sepak bola gajah

PSSI tampaknya semakin serius mengungkap kasus sepak bola gajah yang terjadi di laga 8 besar Divisi Utama 2014 antara PSS Sleman vs PSIS Semarang beberapa waktu lalu. Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Hinca Pandjaitan, bahkan menyebut ada mafia dan pengaturan skor (match fixing) di balik insiden memalukan itu.

?”Pokoknya hari ini belum ada keputusan. Kami masih menuntaskan salinannya. Sementara lanjutan perkaranya akan semakin serius,” jelas Hinca Pandjaitan di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (11/11/2014).

“Pemain saja sudah banyak, satu klub ada 11 pemain. Kalau dua klub itu berarti 22 orang. Itu belum sama perangkat pertandingan dan lain-lain. Yang jelas match fixing ada, mafia ada, apa hasilnya tunggulah,” ujarnya yakin.

Hinca Pandjaitan juga mengatakan bahwa FIFA dan AFC telah mendesak kepada PSSI untuk segera menuntaskan penyelidikan mengenai kasus sepak bola gajah ini. Mereka yang terlibat pun dipastikan akan mendapatkan hukuman berat. ”Sudah pasti. Siapa yang melakukan kejahatan akan mendapat hukuman,” tegas Hinca Pandjaitan.

“Seperti yang sudah saya katakan, pertandingan PSS dan PSIS ini tidak hanya mencederai sepakbola saja, tapi juga FIFA. Untuk itu, kami sangat serius untuk memberantas hal ini dan akan melaporkan segala perkembangannya kepada FIFA,” pungkasnya.

Pertandingan PSS Sleman vs PSIS Semarang yang terindikasi telah diatur sebelumnya itu berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan PSS Sleman. Janggalnya, kelima gol yang terjadi di laga tersebut tercipta lewat gol bunuh diri yang dilakukan oleh para pemain masing-masing tim ke gawang sendiri.

Friday, November 7, 2014

Berita Bola Terkini: PSSI Curiga Ada Pengaturan Skor di Laga PSS Sleman vs PSIS Semarang

pss sleman psis semarang sepak bola gajah 2

Berita Bola Terkini – Pemeriksaan terkait sepak bola gajah yang terjadi di laga Divisi Utama 2014 antara PSS Sleman vs PSIS Semarang masih terus dilakukan oleh PSSI. Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Hinca Pandjaitan, mencurigai adanya match-fixing atau pengaturan skor pertandingan di laga tersebut.

“Ada untuk ke arah situ (pengaturan skor). Saya katakan kemarin, saya tidak akan berhenti pada tingkah laku buruk pemain dengan mencetak gol bunuh diri. Bisa saja ada yang menyuruh masuk dua sana tiga sini. Perkembangan kasus ini begitu cepat dinamikanya,” beber Hinca Pandjaitan di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Masuk akal gak tambahan dua menit pada pertandingan tidak ingin menang? Nah, saya tantang itu kalian (wartawan) kejar perangkat pertandingannya. Kalau di stadionnya atau selama pertandingan, otaknya siapa sudah dapat baik di Sleman maupun di Semarang,” lanjutnya.

Laga PSS Sleman vs PSIS Semarang berakhir dengan skor 3-2 yang semua golnya tercipta lewat bunuh diri. Kedua tim ditengarai ogah menang karena tidak mau bertemu Pusamania Borneo FC di babak semifinal Divisi Utama 2014. ”Bermain bola untuk menang, kenyataannya di sini bermain bola untuk kalah,” tukas Hinca Pandjaitan.

Hinca Pandjaitan juga mengungkapkan bahwa persoalan ini sudah diketahui oleh FIFA dan AFC. PSSI pun akan segera melaporkan perkembangan kasus ini kepada federasi sepakbola dunia dan federasi sepakbola Asia tersebut.

“Oleh karena itu, Komdis PSSI bekerja keras untuk ini. Kami meminta mereka (FIFA dan AFC) waktu untuk menyelesaikan ini dalam dua minggu,” ungkap Hinca Pandjaitan.

”Nanti saya yang akan laporkan ke FIFA dan AFC seperti apa kami menjagai integritas sepakbola ini. Saya percaya dua minggu ini bisa kami selesaikan dengan baik,” tutupnya.