Showing posts with label Ragam. Show all posts
Showing posts with label Ragam. Show all posts

Tuesday, March 29, 2016

Astaghfirullah | Ritual Berdarah Syi’ah di Hari Asyura

Pada tanggal 10 Muharram nanti, atau disebut dengan hari Asyura, kita akan melihat ritual sesat Syi'ah (baca: Rafidhah). Mereka sedih atas kematian Husain saat itu sehingga mereka memukul dada, menampar pipi, memukul bahu, mengiris-ngiris kepala mereka dengan pedang sampai menumpakan darah. Sampai anak kecil pun mengiris kepalanya. Wallahul musta'an.


Kenapa Kelakuan Mereka Dikatakan Sesat?

Karena setiap perkara muhdats yang tidak pernah dicontohkan dalam Islam, tentu saja sesat. Hal-hal semacam di atas jelas suatu kemungkaran dan telah dilarang oleh Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena dalam Islam tidak boleh melakukan semacam itu baik karena kematian seorang yang dianggap mulia atau kematian seorang yang syahid di jalan Allah. Kita tahu bahwa di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam banyak di antara para sahabat yang mendapati syahid seperti Hamzah bin Abdul Muthollib (paman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam), Zaid bin Haritsah, Ja’far bin Abi Tholib, ‘Abdullah bin Rowahah. Namun tidak pernah di masa beliau melakukan seperti yang dilakukan oleh Rafidhah. Law kaana khoiron, la-sabaqunaa ilaih, seandainya perkara tersebut baik, tentu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang lebih dahulu melakukannya.

Coba lihat pula bagaimana ketika Nabi Ya’qub ‘alaihis salam tertimpa musibah dengan hilangnya Yusuf ‘alaihis salam, apakah beliau sampai memukul-mukul dada? Apakah Nabi Ya’qub sampai menampar wajahnya sendiri? Apakah sampai ingin menumpahkan darahnya sendiri dengan mengores-ngores badan? Apakah sampai dijadikan ‘ied (perayaan) atau hari berduka seperti yang dilakukan Rafidhah? Amalan yang dilakukan Rafidhah tidak lain hanyalah warisan dari Jahiliyah, masa suram sebelum Islam. Islam dengan sangat jelas telah melarangnya.

Hadits yang Membicarakan Tentang Berduka yang Terlarang

Dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَطَمَ الْخُدُودَ وَشَقَّ الْجُيُوبَ وَدَعَا بِدَعْوَى الْجَاهِلِيَّة

“Tidak termasuk golongan kami siapa saja yang menampar pipi (wajah), merobek saku, dan melakukan amalan Jahiliyah.” (HR. Bukhari no. 1294 dan Muslim no. 103).

Namun lihatlah bagaimana yang dilakukan oleh Rafidhah di hari ‘Asyura. Yang mereka lakukan jelas bukan ajaran Islam. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam begitu pula para sahabatradhiyallahu ‘anhum tidak pernah melakukannya. Mereka tidak pernah melakukannya ketika ada yang meninggal dunia. Padahal wafatnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih daripada kematian Husain radhiyallahu ‘anhu.


Sampai badan pun diiris karena bersedih


Sampai anak kecil yang memakai tulisan Husain di jidatnya pun mengiris kepalanya

Sedih Atas Kematian Husain …

Al Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah berkata,

“Setiap muslim seharusnya bersedih atas terbunuhnya Husain radhiyallahu ‘anhu karena ia adalah sayyid-nya (penghulunya) kaum muslimin, ulamanya para sahabat dan anak dari putri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu Fathimah yang merupakan puteri terbaik beliau. Husain adalah seorang ahli ibadah, pemberani dan orang yang murah hati. Akan tetapi kesedihan yang ada janganlah dipertontokan seperti yang dilakukan oleh Syi’ah dengan tidak sabar dan bersedih yang semata-mata dibuat-buat dan dengan tujuan riya’ (cari pujian, tidak ikhlas). Padahal ‘Ali bin Abi Tholib lebih utama dari Husain. ‘Ali pun mati terbunuh, namun ia tidak diperlakukan dengan dibuatkan ma’tam (hari duka) sebagaimana hari kematian Husain. ‘Ali terbenuh pada hari Jum’at ketika akan pergi shalat Shubuh pada hari ke-17 Ramadhan tahun 40 H.

Begitu pula ‘Utsman, ia lebih utama daripada ‘Ali bin Abi Tholib menurut Ahlus Sunnah wal Jama’ah. ‘Utsman terbunuh ketika ia dikepung di rumahnya pada hari tasyriq dari bulan Dzulhijjah pada tahun 36 H. Walaupun demikian, kematian ‘Utsman tidak dijadikan ma’tam(hari duka). Begitu pula ‘Umar bin Al Khottob, ia lebih utama daripada ‘Utsman dan ‘Ali. Ia mati terbunuh ketika ia sedang shalat Shubuh di mihrab ketika sedang membaca Al Qur’an. Namun, tidak ada yang mengenang hari kematian beliau dengan ma’tam (hari duka). Begitu pula Abu Bakar Ash Shiddiq, ia lebih utama daripada ‘Umar. Kematiannya tidaklah dijadikanma’tam (hari duka).

Lebih daripada itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau adalah sayyid (penghulu) cucu Adam di dunia dan akhirat. Allah telah mencabut nyawa beliau sebagaimana para nabi sebelumnya juga mati. Namun tidak ada pun yang menjadikan hari kematian beliau sebagaima’tam (hari kesedihan). Kematian beliau tidaklah pernah dirayakan sebagaimana yang dirayakan pada kematin Husain seperti yang dilakukan oleh Rafidhah (baca: Syi’ah) yang jahil. Yang terbaik diucapkan ketika terjadi musibah semacam ini adalah sebagaimana diriwayatkan dari ‘Ali bin Al Husain, dari kakeknya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia bersabda,

ما من مسلم يصاب بمصيبة فيتذكرها وإن تقادم عهدها فيحدث لها استرجاعا إلا أعطاه الله من الأجر مثل يوم أصيب بها

“Tidaklah seorang muslim tertimpa musibah, lalu ia mengenangnya dan mengucapkan kalimat istirja’ (innalillahi wa inna ilaihi rooji’un) melainkan Allah akan memberinya pahala semisal hari ia tertimpa musibah” Diriwayatkan oleh Ahmad dan Ibnu Majah. Demikian nukilan dari Ibnu Katsir dalam Al Bidayah wan Nihayah, 8: 221.

Demikian kesesatan Syi’ah pada hari ‘Asyura. Kematian seseorang tidaklah dengan perayaan sesat seperti yang dilakukan oleh orang Syi’ah. Moga Allah melindungi kita dari kesesatan Syi’ah.

Wallahul muwaffiq.

Referensi: Fatwa Syaikh Sholih Al Munajjid dalam Al Islam Sual Jawab no. 74449.

Diselesaikan di Maktab Jaliyat Bathaa’, Riyadh-KSA, 9 Muharram 1434 H

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel Muslim.Or.Id

Friday, March 25, 2016

Pengakuan Mengejutkan Sopir Truk yang Buat Kamu Terdiam | Mohon Sebarkan Demi Keselamatan Bersama


Sejujurnya kita patut berterima kasih kepada para sopir truk. Berkat cucuran keringat Abang Abang, Mas Mas, dan Bapak Bapak sopir ini, (terutama di kota besar) kita bisa menikmati aneka hasil bumi seperti buah, sayur dan palawija.
Berkat injakan pedal gas dan tarikan tuas persneling truk beliau-beliau inilah kita bisa menikmati sensasi berkendara lewat motor ataupun mobil yang mereka antarkan.
Tetapi sebuah fakta dan pengakuan mengejutkan dari sopir truk ini sempat membuat saya syok dan mendadak saya kehilangan selera makan.

Ane pernah juga ngomong sama sopir trailer.
Jadi kata dia: “daripada menyebabkan kecelakaan yg bisa timbul banyak korban, lebih baik satu nyawa melayang”. lho kok bisa.?


Jadi gini gan, supir trailer bisa saja ngerem mendadak apabila ada bikers atau pemotor yg jatuh di depannya. Tapi apabila dia melakukan itu maka yg akan terjadi adalah, bagian belakang atau muatannya akan lari kekanan atau kekiri.

Bisa dibayangkan gan apabila di sisi kanan atau kiri banyak bikers atau pemotor,pasti akan terserempet atau tergilas. Itu sebabnya sopir lebih memilih melindas bikers atau pemotor yg jatuh di depan atau disamping nya.
Dua pilihan yg sulit memang.!!

Truck segede gaban bisa jadi sahabat dijalanan kalau ente tahu aturan… ini pengalaman ane trans bkt – mdn bawa mobil kecil. Ente kalau dibelakang truck jangan mepet… jaga jarak ±50-100M… truck segede gaban kalau misalnya ente mau mendahului dan itu truck ngasih lampu sein kanan, jangan coba2 mendahului, artinya ada kendaraan dari arah berlawanan.

Kalau ente mau mendahului truck, pake perhitungan matang, misal panjang truck 12M… panjang mobil 4M… itu artinya ente harus punya space untuk mendahului truck adalah 4-5X panjang mobil ente…. kalau truck udah kasih lampu sein kiri dan lampu remnya menyala…
segera ente kasih lampu sein kanan dan silahkan mendahului… sopir truck paham kode klakson 2X waktu mendahului…say thanks to truck driver yg udah ngasih ente jalan buat mendahului.

Kata temen ane yang pernah ngomong ke supir truk emang begitu. Kalo seandainya (gak sengaja) tabrakan “diusahakan” korbannya meninggal biar gak banyak ganti ruginya.. kalo cacat bisa ratusan juta katanya.. sadis bener emang.

PRINSIP SOPIR TRUK
Kalau sopir bus punya prinsip begini gan…

“..Daripada mengorbankan nyawa seluruh penumpang bus..lebih baik nyawa 1 atau 2 org naek motor yang hilang…” makanya kalau ketemu bus ugal2 an mending turun dari aspal ke tanah aja dah, soalnya para sopir bus juga lagi bawa nyawa banyak orang gan
motor atau kendaraan kecil juga jangan asal salip kalo ga mau tinggal nama..dah salah, ngotot.. itulah pengendara kendaraan kecil yang ane tau… logika sang sopir mending mati aja sekalian, daripada urusan panjang…yang jelas kalo bawa kendaraan, apapun jenis nya harus WASPADA dan SAFETY RIDING…


Cerita lain
Nih ane tambahin lagi info underground seputar dunia supir truk kalo menyikapi kecelakaan kayak gitu.
Ukuran truk itu kan besar? jadi kalo sampe berurusan sama polisi, alibi yg paling gampang (ini ane denger sendiri dari supir truk yang suka nongkrong deket rumah ane) adalah, “tidak kelihatan” !!
Alasan ini bisa diterima mengingat ukuran truk memang besar dan sulit mengawasi tiap sudut truk setiap saat. Jadi kalo ada yang terlindas, tinggal pake alasan itu aja paling mentok mentok perusahaan yang punya truk itu kasi uang damai ala kadar nya ke keluarga korban, yang jelas sedikit lah, uang kerohiman namanya.
Kalo semisal keluarga korban ngotot mo perkarakan ke pengadilan juga gak bakalan menang, karena alasan “tidak kelihatan” bisa diterima oleh akal sehat nya hakim, pengacara, penuntut umum, panitera, dan semua nya. Ujung-ujungnya diselesaikan diluar pengadilan biasanya.

Makanya kalo truk sering bunyiin klakson, jangan dianggap personal, itu justru mengingatkan kita betapa rapuhnya posisi kita di jalanan kalo berhadapan sama truk. Justru kita musti ngalah kalo truk sampai bunyiin klakson ke kita. Itu pesan moral yg ane tangkap gan.

Cobalah ente bayangin berada di posisi supir truk, gak gampang loh mengendalikan monster sebesar itu di jalanan. Apalagi biker kita terkenal suka asal belok tanpa kasi lampu sign dulu.

Ane pernah tuh liat istri mbonceng motor yg dikemudikan suami nya di parung bogor, kelindas truk, ibu itu yg kena perut nya, suaminya selamat. tau gak? itu yg namanya usus berhamburan keluar semua campur sama cairan kuning (lemak perut nya).

Badannya nyaris putus jadi 2, tapi masih hidup meregang nyawa sambil nyebut ” Ya Allah, aku gak mau mati kayak gini” berulang kali. suami nya shock diam aja di sudut jalan gak ngomong apa-apa kayak org linglung, nolong aja enggak tuh suami nya.

Asli serem gan, udah kayak daging cingcang tapi masih bisa ngomong dan gerak gerak, apa gak serem tuh? sama warga setempat buru buru di masukin ke mobil dibawa ke rumah sakit tapi katanya meninggal dalam perjalanan. Nah pas supir truk nya di tanya polisi, jawabnya ? gak ngeliat ada yg masuk ke kolong truk kontainer dia, gitu jawabnya.

Itu semua bener gan, bokap ane buka usaha ekspedisi dan menurut supir itu lebih baik di matiin sekalian daripada cacat seumur hidup. Karena bakalan jadi beban pengeluaran ke supir dan perusahaan itu sendiri gan. Belum lagi nanti per berapa bulan check up. Kalo cacat gan belum ke urusan polisinya.

Memang sih gan walaupun si korban ga meninggal atau harus rawat jalan nanti nya bakalan menuntut ganti rugi yang lebih dari kontrak antara si korban dengan perusahaan tentang ganti rugi.

Oh iya satu lagi, supir ekspedisi yg perusahaannya masih belum besar itu gaji nya dari uang jalan gitu gan, istilah nya di borong habis. Kalo ada musibah di jalan itu supir harus backup perusahaan nya gan.

Beban yg dipikul supir itu banyak gan selain muatan mereka juga mikul kehidupan supirnya makanya itu yang bikin supir ugal ugalan.

Sebenernya kecelakaan itu cm 1 aja kok gan..
Yaitu feeling terhadap blind spot nya masih tidak ada. Ini yang kerap terjadi dari semua kendaraan bermotor. Apa lagi truk trailer yang panjang nya sampe 12 meter. Jangkauan mata ke depan itu minim, jadi bener-bener harus kuat dan tetap safety riding..

    Tips buat pengendara kendaraan… khususnya motor.
  1. Jangan pernah berhenti mendadak didepan truk muatan berat di bawah 12 meter,sesungguhnya anda telah mati jika melakukaan itu…bila anda tidak mati maka sekitar anda yg jadi korban.
  2. Kami driver truk berat berbeda dengan bus malam. Kecepatan kami terbatas bahkan kami masih kalah cepat dengan maho naik skuter ga jelas.
  3. Jika kami terkena macet tolong liat kami, dan jangan memaki kami karna pelan nya truck kita liat lebih jelas mata kita pasti merah kami selalu antisipasi jika motor atau mobil nyelonong di depan kami pasti siaga dan tanpa terlena mta ini terus memandang anda dan aspal di sepanjang jalan.
  4. Baca selalu lampu sein kita kemana arahnya…
  5. Selalu hidupkan lampu belakang motor anda
  6. Jangan pake lampu putih

Silahkan share artikel ini kepada temanmu yang sehari-hari mengendarai kendaraan, baik itu sepeda motor maupun mobil.

Tuesday, March 22, 2016

Inilah Nama-Nama Setan dan Tugasnya Ketika Menyesatkan Manusia

Setan merupakan makhluk pembangkang yang pekerjaan
utamanya mengajak manusia menuju jalan kesesatan. Mereka akan melakukan segala cara untuk mencari sebanyak-banyaknya teman ke neraka saat hari kiamat kelak

Jumlah setan akan terus bertambah sejak diciptakannya sampai dengan kiamat tiba. Mereka tidak pernah mengalami kematian layaknya manusia. Itulah mengapa saat ini semakin mudah dijumpai kemaksiatan yang merajarela.


Layaknya organisasi, setan pun memiliki tugas dan tanggungjawab ketika menggoda manusia. Mereka memiliki nama dengan tugas masing-masing yang berbeda-beda. Siapa sajakah nama setan tersebut dan apa tugas mereka? Berikut ini ulasannya.

1. Wahhar
Wahhar merupakan nama setan yang menjadi tentara iblis. Setan yang satu ini memiliki tugas untuk mengganggi para mukmin ketika sedang bermimpi. Adapun hal-hal yang sering dilakukannya adalah dengan menimbulkan kesedihan serta ketakutan ketika bermimpi. Oleh sebab itu, ada baiknya ketika hendak tidur untuk terlebih dahulu mengambil wudhu, berdzikir dan membaca doa sebelum tidur agar terhindar dari gangguan setan.

2. Tamrih
Nama setan selanjutnya adalah Tamrih. Setan yang satu ini merupakan pembantu iblis yang bertugas untuk membisikan hal-hal jahat di telinga manusia. Jadi setiap perbuatan yang dilakukan oleh umat manusia bersumber dari bisikan setan yang bernama Tamrih ini.

3. Ruhaa
Kita tentu sering merasa malas untuk mengerjakan shalat tahajud atau bahkan
malas bangun untuk menunaikan shalat subuh. Kejadian seperti ini merupakan tugas dari setan yang bernama Ruhaa. Ia merupakan jenis jin yang mencegah para mukmin untuk bangun malam dan mengikat tiga ikatan saat seorang tidur.

4. Masuth (Mathuun)
Masuth adalah nama setan selanjutnya yang bertugas untuk menggoda manusias melalui lidahnya. Godaan tersebut dalam bentuk berita bohong, perkataan keji, hingga perkataan yang menyakitkan lainnya. Tugas setan yang satu ini sangat berpotensi untuk memecah belah persatuan serta kerukunan antar manusia.

5. Khinzib
Pernahkanh anda merasa mengantuk ketika sedang melaksanakan shalat? Berarti pada saat itu anda sedang diganggu oleh jin yang bernama khinzib. Ia bertugas untuk menggoda manusia ketika sedang shalat. Ia yang membuat kita lupa rakaat shalat, sering menggelincirkan lidah sehingga salah membaca suatu surat yang kita hapal.

Ada seorang sahabat Rasulullah yang mengadu gangguan yang dialami ketika shalat. Kemudian Rasulullah SAW bersabda: “ Itu adalah setan. Namanya Khinzib. Jika kamu diganggu, mintalah perlindungan kepada Allah dari gangguannya dan meludahlah ke kiri tiga kali”.

Kemudian Ustman berkata “ Aku pun melakukannya, kemudian Allah menghilangkan gangguan itu dariku.” (HR. Muslim. No. 2203).

6. Dasim
Dasim adalah salah satu nama setan yang bertugas untuk membuat seseorang lupa mengucapkan salam ketika memasuki rumah serta untuk tidak mengingat Allah. Tidak hanya itu, Dasim ini juga membat orang tidak membaca Basmallah ketika hendak makan. Jika seseorang makan tanpa membaca bismillah, maka ia makan bersama dengan setan tersebut. Oleh sebab itu, memang sudah seharusnya kita selalu mengingat Allah dalam keadaan apapun agar tidak mudah digoda oleh setan dan kelompoknya.

7. Watsin
Watsin adalah nama setan selanjutnya yang bertugas untuk merusak hati dan akal hingga rusak akhlak dan iman. Karena itu ia dan kelompoknya diberi tugas menggoda bagi manusia yang tengah ditimpa musibah. Orang yang ditimpa musibah ini lebih mudah untuk digoda karena pikiran mereka yang masih kalut sehingga membuat mereka tidak bisa berfikir jernih dalam menyikapi sesuatu.

8. Awan
Nama setan terakhir adalah Awan, ia memiliki tugas untuk menggoda para penguasa agar menjadi orang yang dzolim dan mendzolimi manusia lainnya. Ia akan terus menggoda manusia sehingga mereka akan ikut bersamanya menuju jalan kebatilan.

Demikianlah ulasan mengenai nama-nama setan beserta tugasnya. Semoga dengan penjelasan ini dapat menambah keimanan kita kepada Allah SWT agar tidak mudah tergoda bujuk rayu setan. Semoga kita selalu menjadi hamba-Nya yang beriman.

Sumber: Infoyunik.com

silahkanshare-ya

Wednesday, March 16, 2016

Pendukung Ahok Sangat Keterlaluan, Edit Posko Ahok Di Ka`Bah Sebagai Kiblatnya Umat Islam


Yaa Rabb hinakan orang orang yang menghinaMu dan menghina rumahMu…
Tiada daya dan kekuatan melainkan pertolonganMu yang Maha Agung.


Photo : Yeni Kamil

Bagaimana Pendapat Anda?

Wednesday, March 9, 2016

Sayyid Muhammad Al Maliki: Ulama' Syiah Disembelih Berubah Menjadi Babi


Pada tanggal 17 januari 2016 kemarin, Pengasuh pondok pesantren Anwar Attaufiq yakni Habib Ahmad Jamal bin Thoha Ba'agil melaksanaan perayaan Maulid Nabi yang mendatangkan KH. Nur Hasanudin sebagai penceramahnya.

Sayyid Muhammad Al Maliki dengan Syaikh Mutawalli Sya'rawi

Dalam majelis tersebut, KH. Nur Hasanudin menuturkan kisah pertemuannya dengan guru besarnya sekaligus ulama besar Aswaja yang tak lain adalah Prof. DR. Muhammad bin Alawy Al Maliki. Saat itu ia bertemu dengan ulama besar tersebut di Mekkah Al Mukarramah.

Dalam kisahnya Sayyid Maliki mendengar dari salah satu cucunya bahwa di sebuah daerah di Mekkah terjadi pertemuan antara ulama' Sunni dengan ulama Syiah. Dalam kesempatan tersebut, ulama' Syiahlah yang mengundang ulama' Sunni untuk memberikan ceramah di rumahnya. Namun undangan yang ditujukan pada ulama Sunni tersebut tidak pernah dipenuhinya kecuali setelah melakukan undangan yang ketiga kalinya.

Ketika menyetujui undangan yang ketiga dan datang ke rumah ulama Syiah, ulama' Sunni tersebut melupakan sebuah ibadah yang rutin ia lakukan saat pagi hari yakni shalat dhuha. Ia pun meminta izin untuk bisa melakukan shalat sunat di rumah tersebut. Dengan sikap ramah, ulama Syiah itu pun mempersilakannya untuk melakukan shalat dhuha.

Saat sedang melakukan shalat, ia mendengar sekilas tentang perbincangan antara ulama Syiah dengan keluarganya. Dalam pembicaraannya tersebut, ia mendengar bahwa keluarga Syiah sangat gembira dengan kedatangan dari ulama' Sunni dan akan menghidangkan Aisyah dengan terlebih dahulu disembelihnya.

Alangkah terkejutnya ulama' Sunni tersebut. Ia pun segera mempercepat shalatnya dan mendatangi sang empunya rumah. Dengan nada sedikit keheranan ia berkata, “Mohon maaf tadi saat saya sedang shalat, saya mendengar bahwa anda akan menghidangkan sesuatu untuk saya. Jika diperbolehkan apa yang akan Anda hidangkan untuk saya?”

Dengan gampangnya ulama Syiah menjawab, “Saya akan menyembelih Aisyah untuk Anda. Saat undangan yang pertama saya sebenarnya telah menyembelih Abu Bakar. Sementara saat undangan yang kedua, saya telah menyembelih Umar namun Anda tetap tidak bisa datang. Kini yang tersisa hanya kambing bernama Aisyah dan sudah jelas akan saya potong sebagai persembahan hidangan dari saya untuk Anda.”

“Benarkah yang saya dengar? Kamu akan menyembelih kambing yang kamu namai Aisyah? Tunggulah aku akan ke rumah dahulu untuk mengambil sesuatu.”Tukas ulama Sunni.

Setelah cukup lama berselang, akhirnya ulama Sunni datang kembali ke rumah ulama' Syiah. Namun kali ini ia datang dengan membawa pedang yang cukup tajam. Sang ulama' Sunni pun menghunuskan pedangnya kepada ulama Syiah sambil berkata, “Sebelum engkau menebas Aisyah, lebih baik engkau aku tebas terlebih dahulu.”

Hal ini tentu saja disaksikan oleh pihak keluarga ulama Syiah dengan penuh ketakutan.

Benar saja sang ulama Sunni berhasil menebas leher dari ulama Syiah hingga putus. Setelah itu ia pun pulang dan tak sengaja tertidur.

Kegaduhan muncul di tengah keheningan malam tersebut dan setelah dicek ternyata bahwa para penduduk tengah mengitari rumahnya guna menghakimi sang ulama Sunni. Karena ketakutan, sang ulama pun kemudian masuk ke kamarnya lagi dan tanpa sengaja tertidur.

Dalam tidurnya, ia bermimpi bertemu dengan Rasulullah dan berkata kepadanya, “Keluarlah dan katakan: Aku tidak membunuhnya!”

Karena kaget, ulama Sunni pun terperanjat dan bangun dari tidurnya. Masih bingung apakah kejadian tadi merupakan sebuah mimpi, ulama Sunni pun kembali menengok jendelanya dan ternyata rumahnya memang benar-benar dikepung oleh warga terutama mereka yang pendukung Syiah.

Ia pun kembali mengurungkan niatnya untuk menemui mereka karena saking ketakutannya. Namun kembali lagi ia bermimpi bertemu dengan Rasulullah dan mengucapkan kata yang sama. Sempat merenung setelah bangun dari tidurnya, ulama ini pun seperti tak kuat menahan kantuk yang sangat dan benar saja ia bertemu kembali dengan Rasulullah dengan perkataan yang berbeda.

ما قتلته إﻻ خنزيرا

“ Keluarlah sekarang dan katakan kepada mereka: Saya tidak membunuhnya karena sesungguhnya yang saya sembelih adalah satu ekor babi.”

Setelah mantap dengan mimpinya tersebut, ia mulai mendekati kerumunan warga dan berkata,

“Wahai para penduduk, saya bukanlah pembunuh ulama Syiah itu.”

Namun sebagian besar penduduk Syiah berkata:

“Bohong kamu, kamulah yang benar-benar membunuh ayah kami” jawab salah seorang anak dari ulama Syiah tersebut.

Ulama Sunni tersebut kemudian menjelaskan bahwa ia tidak pernah memenggal leher ulama Syiah. Justru yang dibunuhnya adalah seekor babi. “Jika tidak percaya, ayo kita lihat ke rumahnya.”

Karena ingin mendapatkan bukti yang kuat, para masyarakat pun kemudian menyetujui untuk membiarkan ulama Sunni membuktikan ucapannya.

Sesampainya di rumah ulama Syiah, tak ada yang didapati oleh masyarakat kecuali seekor babi yang sudah hilang atau putus kepalanya.

Dalam kisah tersebut para penduduk kemudian mempercayai apa yang telah dikatakan oleh ulama Sunni.

Itulah kondisi bagi orang yang menghujat para sahabat Nabi maupun istri Nabi. Sesungguhnya Nabi sendiri tidak rela jika sahabat maupun keluarganya dihina sedemikian rupa.

Dalam kitab Subulul Huda War Rasyad yang dikutip dari riwayat Ibnu Asakir dan Abu Hasan Al Khal’i dijelaskan bahwa Rasulullah pernah berkata kepada istrinya yakni Siti Aisyah dengan perkataan:

“Aisyah, mati terasa kaku bagiku dan aku tahu engkau tetap menjadi istriku di surga."

Oleh karena itu hati-hatilah, Jangan sampai ikut-ikutan menghina maupun mencaci para sahabat dan istri Nabi karena mereka merupakan orang-orang yang shalih dan 'uduul, Sebagian besar dari mereka mendapatkan jaminan surga dan keimanan kita tak akan sebanding dengan iman yang tertancap di hati mereka, Radliyallahu 'anhum. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah dalam hadistnya.

"Janganlah kalian mencaci sahabat-sahabatku. Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, jika seandainya seorang dari kalian menginfakkan emas sebesar gunung Uhud, (hal itu) tidak akan menyamai infak satu mud atau setengah mud dari salah seorang mereka" (Muttafaq 'alaih)

Wallahu A'lam.

Sumber: kabarmakkah.com

Monday, February 29, 2016

Alhamdulillah, Nabi Isa Palsu Dari Jombang Akhirnya Taubat Ucap Kalimat Syahadat

Nabi Isa Palsu, Gus Jari (40), warga Dusun Gempol, Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, benar-benar tak berkutik dan menyerah.



Selain mempersilahkan batu hitam di masjidnya dibongkar, dia dan pengikutnya juga rela membaca 2 kalimat syahadat sebagai tanda pertaubatan kembali ke akidah islam yang sebenarnya.

Dikutip dari beritajatim.com, Prosesi pembacaan syahadat ini dipimpin secara langsung oleh Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Jombang, KH Cholil Dahlan. Selain Jari, puluhan pengikutnya juga ikut pembacaan syahadat tersebut. Hadir pula, Turmudi (63) dan Munip (44), pendukung fanatik Gus Jari. Dua orang tersebut juga merupakan pendiri Ponpes Kahuripan Ash Shiroth.

Rombongan MUI, Kemenag, Badan Kesbangpol, Kejaksaan, serta Kepolisian, yang datang langsung menuju ke Masjid Shirotol Mustaqim. Di masjid itu, Jari dan pengikutnya sudah menunggu.

KH Cholil selanjutnya memberikan penjelasan secara panjang lebar tentang fatwa yang telah diterbitkan. Intinya, pengakuan Jari menerima wahyu dan menjadi nabi adalah bentuk penyimpangan akidah islam.

Kyai Cholil juga menjelaskan tentang tidak patutnya batu hitam dan gambar wayang, harimau, dan celeng, yang ada di masjid tersebut. Jari beserta puluhan pengikutnya mendengarkan penjelasan tersebut.

"Fatwa ini merupakan hasil dari kajian yang kami lakukan," ujar KH Cholil yang juga pengasuh PPDU (Pondok Pesantren Darul Ulum)/Jombang, Senin (29/2/2016).

Gus Jari dan pengikutnya akhirnya mau menerima fatwa tersebut. Selanjutnya, warga Dusun Gempol, Desa Karangpakis ini diminta meneken surat pernyataan yang intinya dia siap kembali ke akidah islam yang sebenarnya.

Pertemuan itu diakhiri dengan pembacaan dua kalimat syahadat. Jari didampingi dua temannya, Turmudi dan Munip, serta puluhan pengikutnya, membaca 2 kalimat syahadat dengan khusuk.

Seperti yang telah dikabarkan beberapa waktu yang lalu , Jari membuat pengakuan yang menggegerkan. Dia mengaku mendapatkan wahyu yang disebutnya sebagai Isa Habibullah atau Isa kekasih Allah. Dia mengaku, wahyu tersebut dia terima pada Jumat Legi tahun 2004. Ketika itu Jari mondok di salah satu pesantren Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Ketika itu, Jari sedang salat malam. Ketika sujud, dadanya serasa ditekan. Bersamaan dengan itu, Jari mendengar panggilan sebanyak 7 kali berupa ayat pertama Surat Yasin. Dari peristiwa itu, warga Dusun Gempol ini mendapatkan petunjuk bahwa dirinya sebagai Isa Habibullah atau Isa kekasih Allah.

Saturday, February 27, 2016

Inilah Foto-foto Mengerikan Anak yang Dimutilasi Polisi untuk Persembahan Setan

Polisi mutilasi anak ~ Kasus polisi Brigadir Petrus Bakus yang memutilasi anaknya menjadi kasus paling mengerikan di awal tahun ini. Foto anak yang di mutilasi polisi yang beredar terlihat begitu sadis. Kok bisa tega ya membunuh anak plus memutilasinya sampai segitu mengerikan.



POLISI MUTILASI ANAK UNTUK DIPERSEMBAHKAN BAGI SETAN

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, Brigadir Petrus Bakus anggota Satuan Intelijen dan Keamanan Polres Melawi yang tega menghabis dua anak kandungnya, yaitu FN (5) dan AM (3) bermaksud memberikan persembahan bagi makhluk halus.

“Katanya untuk persembahan. Rencananya istrinya juga akan dihabisi,” kata Kapolri kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (26/2).

Dari hasil penyelidikan, Kapolri menjelaskan, tersangka sudah empat tahun belakangan ini sering kerasukan setan.
“Informasinya begitu, yang bersangkutan sudah sejak empat tahun lalu mengalami kesurupan dan puncaknya tadi malam anaknya dibunuh,” jelas Kapolri.

Sebelum terjadi pembunuhan keji itu, Kapolri mengatakan, pelaku menyuruh istrinya untuk membawa air putih di dalam gelas yang diduga untuk ritual. Selain itu, pelaku juga selalu mengigau ketika tidur dan berteriak-teriak seolah-olah ada yang mengejar.

“Istrinya menyampaikan suaminya minta diambilkan air putih. Selain itu, istrinya juga membenarkan kalau suaminya sering mengigau dan kerasukan seperti dikejar-kejar,” pungkasnya.
Sebelumnya, dua korban ditemukan tewas mengenaskan setelah dimutilasi oleh tersangka di rumah dinas Polri Gg Darul Falah, Desa Paal, Kecamatan Nangah Pinoh, Melawi, Kalimantan Barat, Jumat (26/2) dini hari.

Usai melakukan aksinya, tersangka ditangkap aparat Polres Melawi. Dari tempat kejadian perkara(TKP), polisi menyita barang bukti berupa pisau, satu buah batu asah, dan selembar kertas berisi tulisan ‘terjadilah padaku seperti perkataanmu’.



ANGGOTA POLISI MEMILIKI GANGGUAN JIWA, KOK BISA LULUS?

Menyikapi soal peristiwa mutilasi yang berujung pembunuhan yang dilakukan oleh oknum anggota kepolisian, Brigadir Petrus Bakus, di Kabupaten Melawi Kalimantan Barat, Jumat (26/2) dini hari.

Anggota DPR RI Komisi IX, Karolin Margret Natasa mengatakan, kejadian itu hendaknya menjadi evaluasi serius bagi keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia umumnya dan Polda Kalbar khususnya, agar betul-betul mengevaluasi sistem Screening anggota dan deteksi dini terhadap masalah kejiwaan bagi anggota Polri.

“Karena pekerjaan mereka memiliki tingkat stres yang tinggi sehingga anggota Polri perlu dievaluasi kejiwaannya secara berkala,” kata Karolin, kepada di Jakarta, Jumat (26/2).

Selain itu, dikatakannya pula, bahwa sistem perekrutan anggota Polri yang masih terbilang buruk. Dengan diketahui penyakit kejiwaan itu sejak dini, kenapa tidak terdeteksi melalui tes psikologi dan kesehatan saat mendaftar.

“Lah kenapa bisa lulus. Kan jadi aneh, memiliki penyakit kejiwaan kenapa bisa jadi Polisi. Dan kenapa juga tidak diantisipasi sejak awal. Padahal kalau meminum obat terkontrol dan rutin, dapat sembuh,” ungkapnya.



SETELAH MEMUTILASI ANAKNYA, PELAKU DUDUK DI TERAS LALU MENYERAHKAN DIRI

Setelah membunuh kedua anaknya dengan cara dimutilasi, Brigadir Petrus Bakus tak melakukan perlawanan. Pelaku keluar rumah dan sambil duduk di teras rumahnya, oknum anggota Satintelkam Polres Melawi Kalimantan Barat itu mengakui perbuatannya dan akan menyerahkan diri.

“Sudah saya bersihkan, Bang. Saya menyerahkan diri,” ujar Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Arianto, menirukan ucapan pelaku kepada tetangganya Brigadir Sukardi di Asrama Polres Melawi Gg. Darul Falah, Melawi.

Sebelumnya, Brigadir Petrus Bakus, diduga kuat melakukan pembunuhan dengan memutilasi kedua anaknya sendiri berinisial FN (5) dan AM (3), di kediaman mereka sendiri, Jumat (26/2) sekitar pukul 00.00 WIB.

“Dugaan sementara, tersangka mengalami schizophrenia. Saat ini tengah dilakukan olah TKP, mengamankan pelaku, dan memeriksa saksi-saksi,” ujar Kapolda Kalbar Brigjen Arief Sulistyanto.

Dalam kesaksian yang disampaikan istrinya kepada kepolisian, kata Arief, sejak seminggu ini, suaminya sering marah-marah di rumah dan kerap mengatakan seperti ada makhluk halus yang mendatangi dan bercerita sering mendapat bisikan.

“Kata istrinya, yang dialami oleh pelaku (mendapat bisikan), sudah terjadi sejak pelaku kecil umur 4 tahun. Sering mengalami kejadian serupa dan badan terasa kedinginan,” ujarnya.

Sangat mengerikan foto fotonya, ya. Bikin nggak nafsu makan aja.

Bantu Sebarkan agar semakin banyak yang mendoakan korban yang dimutilasi, semoga masuk surga... Aamiin

Friday, February 26, 2016

Lintas Netizen: Lia Eden Mengaku Jadi Tuhan Dan Paksa Pemerintah Hapus Agama Islam Dari Indonesia



28 pengikut komunitas Eden ditangkap polisi. Belum ada keterangan resmi dari polisi. Tetapi, kemungkinan penangkapan Lia Aminuddin terkait dengan selebaran yang memerintahkan penghapusan agama Islam.

“Ini selebarannya,” kata Surivita, Ketua RT RT 5/8 Bungur, di kompleks markas Kerajaan Tuhan, Jalan Mahoni, Senen, Jakarta, Senin (15/12/2008).

Tebal selebaran itu sekitar 40 halaman. Tulisan itu, menurut Eden dalam selebaran itu, merupakan wahyu Tuhan yang diperoleh Lia Eden secara berkala.

2 poin penting dalam “wahyu” itu turun tanggal 17 November dan 23 November 2008.

Baca Juga: Tragis: Penantang Allah Dibayar Tunai Dengan Gilasan Truk 16 Ban

“Yang pertama meminta pemerintah menghapus agama Islam. Yang kedua menilai pemerintahan JOKOWI-JK sudah tidak layak memimpin,” imbuh Surivita menunjuk poin penting itu, sebagaimana dilansir benesia.com (11/2015).

“Aku sudah menyatakan fatwa penghapusan agama Islam, sekaligus fatwa penghapusan semua agama,” tulis sepenggal kalimat tersebut yang ditandatangani oleh Lia Eden.

Selebaran yang berkop Tahta Suci Kerajaan Tuhan Eden ini ditujukan bagi Kepolisian Republik Indonesia, tertanggal 23 November 2008 pukul 09.30 WIB.

Belum diperoleh kepastian orisininalitas selebaran itu. Apakah benar-benar dibuat Eden ataukah hanya fitnah. Sebab, selebaran yang beredar berupa fotokopi saja.

Rencananya, polisi dari Polda Metro Jaya akan menggelar jumpa pers pukul 16.00 WIB terkait dengan penangkapan ini.